Hans Rumat: Saya Khawatir, Ada Pembohongan Publik dalam Tour de Flores

Kupang, floreseditorial.com – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur,  fraksi Partai kebangkitan Bangsa, Yohanes Rumat, mengkhawatirkan ada pembohongan publik didalam agenda Tour de flores yang akan dijadikan ajang tahunan
Kepada awak media Hans mengatakan bahwa dirinya menyepakati Tour de flores sebagai ajang promosi pariwisata dengan segala keunikannnya
“Saya sepakat, Tour de flores sebagai ajang promosi pariwisata dengan segala keunikannnya, tetapi pertanyaannya, untuk berapa lama kegiatan ini berjalan, terget apa yang mau dicapai dari kegiatan ini” Ujar Hans
Lebih jauh hans juga mengatakan, sail NTT sampai saat ini tidak terukur hasilnya
“Sail NTT sampai saat ini tidak terukur hasilnya, lazimnya para tamu atau wisatawan dengan judul Tour de flores, maka merekalah yang harus mengeluarkan uang untuk membayar kegiatan tersebut selama Tour berlangsung”
Hans melanjutkan ” Menjadi aneh ketika tour yang mereka jalankan harus disubsidi oleh uang rakyat/pemerintah, dengan angka uang yang cukup fantastis, saya khawatir ada pembohongan publik disini, apalagi pegiat dan pelaku pariwisata disini tidak ada yang dilibatkan, yang muncul hanya pemerintah dan konco – konconya” Pungkas Hans

p
Baca Juga:
Selain floreseditorial.com, Yayasan Permata Flores Akan Luncurkan Media Online Baru.
Mengenal “Kolo”, Makanan Tradisional Dari Manggarai

Yohanes Rumat, Anggota DPRD Provinsi NTT

Sementara Sekretaris pariwisata kabupaten Manggarai Timur, Damasius Ndama, saat dihubungi media ini disela – sela rapat persiapan penyambutan Tour de flores mengatakan, kita masih dalam tahap pembahasan mengenai hal ini, seperti apa tekhnisnya nanti baru diketahui
“Kita masih dalam pembahasan mengenai persiapan penyambutan peserta Tour de flores ini, seperti apa tekhnisnya, kita masih bahas dan nanti akan diketahui, memang sepertinya daerah akan mengeluarkan anggaran ” Ujarnya Damasius
Seperti yang diketahui, Tour de flores untuk tahun 2017 sendiri akan diselenggarakan pada bbulan Mei 2017. dan memang masih banyak menyimpan segudang pertanyaan, banyak pihak yang mempertanyakan konsep tour yang sepenuhnya disubsubsidi oleh pemerintah ini.
Selain itu tidak adanya Evaluasi secara menyeluruh dan tidak pernah dipublikasikan kemasyarakat, sehingga memunculkan pertanyaan , siapa yang diuntungkan dari Tour de Flores ini
Pemerintah diharapkan lebih terbuka, dan memberikan informasi kepada masyarakat umum, terkait target pencapaian yang sudah dicapai dengan diselenggarakannya Tour de flores seperi pada tahun sebelumnya // (Andre-FE)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 komentar